habis platonis
8/21/2011 04:02:00 PM
kau tahu rasanya menggamitkan lengan pada yang tak kasat
atau mungkin tidak.
mendung bukan muram, sayang.
mungkin sekedar helaan yang disisihkan
serupa
detak jantung yang bersahutan iramanya
menggenggam petang yang harusnya tak pernah usai
menggenggam petang yang harusnya tak pernah usai
tapi senja akan selesai. sama seperti
waktu yang kita urai, manis. dan hanya sebentar.
waktu yang kita urai, manis. dan hanya sebentar.
lalu punggung kita akan bersapaan dalam satu
garis linear yang titik ujung jauhnya adalah jejak kaki kita
garis linear yang titik ujung jauhnya adalah jejak kaki kita
atau mungkin jejak pikiran saja
karena raga masih bersentuhan dalam abu-abu.
kutipan dostoevsky. tolstoy. jacques derrida
di dinding bersuara
atau sekedar label postmodernis ilmu bahasa metafisika logika
atau bau kursi tua yang mengisi udara
hanya senyap, tidak ada kata. hanya bahasa yang tersisa.
kala itu habis senja
garis oranye hanya tipis
di depan rak buku filsafat
mereka berciuman.
e.
20-21 Agustus 2011.
1 comments
Detik melompat sabar
ReplyDeleteMembisikkan waktu yang menyelinap
Memotong seiris kehidupan
Menjemput sepotong kematian
Langkah masih berjejak
Menunggu disebuah persimpangan
Untuk
Sebuah Pagi