aku bermimpi lagi
8/13/2011 09:22:00 PMaku bermimpi lagi,
tentang kau yang kusudahi dalam jejak rupa sebelas jengkal yang padam dalam petang
hanya ada monolog berapi-api :
aku bercerita gemas tentang reformasi yang tak pernah matang
terlalu polos pamflet kita beriringan mengisi ode yang tak pernah selesai
lalu topimu terbang bersama pemikiran yang tiba landai
"mungkin Mark sedang berterka tentang yang lain."
monolog berjingkitan dalam lembar-lembar esai rantai yang miskin
tapi kita tak pernah saling mengenal
tapi yang terjalin dari bentukan bahasa membawa obor di tangan kiri
geloranya adalah semburat, revolusi
tapi waktu itu, dua kali kita bertatapan dengan kau penuh curiga
tidak, kita tidak pernah menyapa.
namun aku terbawa pada sajakmu yang membara
dan cita-citamu yang pada lengan kiri memerah
mungkin jika sempat jejakan kaki kita membawa pada jumpa
kita bisa berhormatan dengan tangan kanan di dada
menjajal isi kepala yang terlalu menarik untuk dijamah
hingga tak perlu bermimpi lagi
selagi bersisaan kafein sepanjang puisi-puisi yang dirangkai hingga pagi
berceritaan tentang kisah yang lain, selagi negeri berbual dengan lirih
0 comments