­

12/09/2010 09:20:00 AM


belakangan, saya meyakini, dengan tingginya level rindu, semesta semakin suka bermain-main dengan kebetulan-kebetulan yang manis.
terkadang ia meledek : jatuh pada sebuah sapa, lalu berlalu.
atau ketika pikiran-pikiran kita tersatukan oleh deretan-deretan kata, saya akan terhenti pada pikiran saya,
lalu membiarkannya meledek makin jauh : memutarkan verbalnya yang cantik.
ada heningan kata-kata yang tergambar dalam kepala saya; percakapan kita tentang dunia kita berada dan yang terasingkan di tembok-tembok yang kita bangun. waktu itu.
katakanlah saya terjebak di masa lalu,
tapi sesungguhnya, masa depan saya yang tertinggal di sana. sini, mari, biarkan saya ambil kembali terlebih dahulu. sudah terlanjur sayang mimpi yang saya biarkan berlalu.

You Might Also Like

0 comments

followers

Subscribe