­

Asing, Namamu adalah

6/27/2011 04:26:00 PM

ada elegi generasi yang tergagap,
terbawa hingga kebas kaki menjejak
(makara memajang dada lapang selepas siang dari kereta)
                Kami datang atas nama estetika.

dan sengat matahari adalah sengit
bagi rikuh pori yang memenggal oksigen dalam pahit
dan kekebasan adalah garis pada kaki yang membawa pergi
                   Perjumpaan.
                   dengan kau.

REVOLUSI! adalah teriakan yang digemakan partikel mikroskopis
yang terbentang di antara grafitasi massa dan jarak pandang mata:
dari nadi yang bergetaran di garis rahangmu menajam
(kita bertatapan di jeda sepuluh langkah)

kudengar cerita setan-setan kota menyuluti api di dadamu
(kudengar dalam diam karena kita tidak mengenal)

dan kegetiran adalah jurang yang dalam di kelopak matamu
                dan Bara.
                dan Murka.
                Berkelibatan liar di udara kala nafas kita bertukaran

dan kudengar sorakan proletar bergemaan di sepanjang aksara
euphoria!
kau laki-laki yang menentang apati;
kujalari penziarahan pikiranmu lewat syair keasingan
atas kau, laki-laki yang berkepal kiri –
kutemukan juga namamu. adalah _________,
                                                           sajakmu mempesona.

You Might Also Like

0 comments

followers

Subscribe